Call: 0123456789 | Email: info@example.com

Sejarah Singkat Candi Prambanan


sejarah-singkat-candi-prambanan

ctcefour.com – Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki banyak sekali pulau-pulau, banyak keaneka ragaman hewan maupun tumbuhan dan juga memiliki banyak suku bangsa serta budaya. Terdapat banyak sekali suku bangsa serta budaya yang dimiliki setiap daerah, memiliki banyak sekali cerita atau dongeng yang telah di sebarkan secara turun temurun oleh nenek moyang dan tetua yang ada di tempat tersebut. Cerita dan dongeng tersebut akan menjadi suatu ciri khas dari suatu daerah atau tempat yang kita tempati sekarang ini. Salah satu contoh dari cerita rakyat pada masa lampau adalah cerita tentang candi prambanan di Pulau Jawa.

sejarah-singkat-candi-prambanan

Legenda Candi Prambanan

Legenda Candi Prambanan dimulai dari cerita rakyat, pada jaman dahulu ada seorang raja yang bernama Raja Boko. Raja Boko merupakan raksasa yang hidup dan tinggal di sebuah desa yang di namakan prambanan. Raja Boko telah memiliki seorang putri yang amat cantik yaitu Roro Jongrang. Suatu hari datang seorang kesatria yang berasal dari pengging yang bernama Bandung Bondowoso. Dalam sebuah pertarungan, kesatria tersebut dapat mengalahkan Raja Boko. Setelah Ia mengalahkan Raja Boko, Bandung Bondowoso tidak ingin berlama-lama agar dapat segera meminang putri Roro Jongrang dan dia pun langsung melamarnya. Lamaran yang di ajukan ke Roro Jonggrang di terima namun sang putri meminta persyaratan yang harus dapat kesatria Bandung Bondowoso penuhi.

Keinginan atau syarat yang Roro Jonggrang maksud ialah Bandung Bondowoso harus membangun 1000 candi dan harus selesai dalam waktu satu malam. Tentu saja syarat itu di penuhi oleh Bandung Bondowoso dan Ia langsung bergegas untuk membangun candi tersebut. Dengan bantuan dari makhluk halus, candi yang di maksud tersebut telah hampir selesai di kerjakan. Namun saat jumlah candi yang di buat hampir mencapai seribu, Roro Jongrang meminta para penduduk untuk menabuh lesung yang menandakan hari mulai pagi dan ayam pun berkokok.

Patung Roro Jongrang

Setelah candi yang ke 999 selesai, Bandung Bondowoso terpaksa harus berhenti karena hari sudah mulai pagi. Setelah Ia selesai mengerjakan dan kurang satu patung, Bandung Bondowoso menyadari kalau dirinya telah di tipu oleh Roro Jongrang. Ternyata Roro Jongrang bersifat licik dan menyebabkan Bandung marah lalu Ia mengutuk Roro Jongrang menjadi batu untuk menjadikan dirinya candi ke seribuĀ http://www.seputarpendidikan.com/

Setelah ucapan sumpah itu keluar dari mulut Bandung Bondowoso, sekejap itupula tubuh Roro Jongrang berubah menjadi batu dan akhirnya Roro Jonggrang berubah menjadi patung. Setelah Roro Jongrang menjadi patung maka terwujudlah keinginannya yaitu untuk membuat candi sebanyak seribu buah.

Cerita di atas merupakan salah satu cerita rakyat yang di ceritakan secara turun temurun kepada generasi muda agar mengerti kebudayaan yang ada di daerah tersebut. Akan tetapi cerita ini tidak benar – benar terjadi karena candi yang terdapat di candi prambanan hanya berjumlah 250 buah. Terdapat pula patung Batari Durga Mahisa Suramardhani yang berada di dalam Candi Siwa. Patung ini di sebut oleh masyarakat setempat sebagai penjelmaan dari Roro Jongrang yang menjadi batu.

Kalasan yang tertulis di tempat itu berbentuk puisi Sansakerta dan gabungan dari huruf Pranagari. Dalam pusisi tersebut menjelaskan bahwa para rahib Budha meminta izin kepada raja panangkaraya untuk dapat hadir ke tempat suci agar dapat menyembah Dewi Tara. Kemudian Raja pun menyetujuinya dan memberikan desa Kalasan kepada para rahib. Menurut kepercayaan Dewi Tara merupakan dewa kasih-sayang dan merupakan pelindung bagi umat Buddha.

Baca Lainnya: