Call: 0123456789 | Email: info@example.com

Pengertian dan Macam-macam Angin


Pengertian dan Macam-macam Angin

ctcefour.com – Pada artikel kali ini akan dibahas tentang angin, mulai dari pengertian, proses dan faktor terjadinya angin, Sifat-sifat angin, Jenis-jenis angin, serta alat yang digunakan untuk mengukur angin.

A. PENGERTIAN ANGIN

Angin merupakan udara yang bergerak yang diakibatkan dari rotasi bumi dan perbedaan tekanan udara yang ada di sekitarnya. Angin sendiri bergerak dari tempat yang bertekanan udara tinggi ke tepat yang bertekanan udara rendah.

Pengertian dan Macam-macam Angin

B.PROSES DAN FAKTOR TERJADINYA ANGIN

Jika dipanaskan, udara akan memuai. Dan udara yang telah memuai akan menjadi lebih ringan sehingga naik. Dan jika hal ini terjadi, tekanan udara akan turun karena udaranya berkurang. Udara dingin di sekitarnya akan mengalir ke tempat yang bertekanan rendah tadi. Dan udara yang menyusut menjadi lebih berat serta akan turun ke tanah. Di atas tanah udara akan menjadi panas lagi dan akan naik kembali. Aliran naiknya udara panas dan turunnya udara dingin ini disebut dengan konveksi.

Faktor-faktor penyebab angin terjadi antara lain, yaitu :

– Gradien Barometris : merupakan bilangan yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari 2 (dua) isobar yang jaraknya 111 km. Makin besar gradien barometrisnya maka akan semakin cepat tiupan anginnya.

– Lokai mempengaruhi kecepatan dari angin, di dekat khatulistiwa angin akan jauh lebih cepat daripada angin yang jauh dari garis khatulistiwa.

– Tinggi Lokasi : Apabila lokasi angin semakin tinggi maka semangin kencang pula angin yang bertiup. Hal ini dikarenakan pengaruh gaya gesekan yang menghambat laju udara. Di permukaan bumi, gunung, pohon serta topografi yang tidak rata lainnya akan memberikan gaya gesekan yang besar. Dan semakin tinggi suatu tempat maka gaya gesekan ini akan semakin kecil.

– Waktu sangat bepengaruh dalam pergerakan angin. Angin akan bergerak jauh lebih cepat pada siang hari, dan sebaliknya terjadi pada malam hariĀ Profil Mario Teguh

Sebenarnya yang kita lihat pada saat angin berhembus merupakan partikel-partikel ringan seperti debu yang terbawa bersama angin. Angin hanya dapat kita rasakan hembusannya karena kita memiliki indra perasa, yaitu kulit, sehingga kita dapat merasakannya.

C.SIFAT-SIFAT ANGIN

Sifat dari angin antara lain, yaitu :

– Angin mengakibatkan tekanan terhadap permukaan yang melawan arah angin itu sendiri.
– Angin mempercepat pendinginan dari benda yang bersuhu panas.
– Kecepatan angin sangat berbeda dari satu tempat ke tampat lain, dan dari waktu ke waktu lainnya.

D.KECEPATAN ANGIN

Kecepatan angin ini ditentukan oleh perbedaan tekanan udara, yaitu antara tempat asal dan tujuan angin serta resistensi medan yang dilaluinya.

E.JENIS-JENIS ANGIN

1. Angin laut dan Angin Darat

a. Angin Laut

Angin laut merupakan angin yang bertiup dari arah laut ke arah darat, angin ini umumnya terjadi di siang hari dari pukul 09.00 (sembilan pagi) hingga pukul 16.00 (empat sore). Angin ini bisa dimanfaatkan oleh para nelayan untuk dapat kembali pulang dari menangkap ikan di laut.

b.Angin Darat

Angin darat merupakan angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut, angin ini umumnya akan terjadi pada malam hari, dari jam 20.00 (delapan malam) hingga dengan 06.00 (enam pagi). Angin ini bbisa dimanfaatkan oleh para nelayan untuk berangkat mencari ikan dengan perahu dengan bertenaga angin sederhana.

2. Angin Lembah dan Angin Gunung

a. Angin Lembah
Angin Lembah merupakan angin yang bertiup dari arah lembah menuju ke puncak gunung yang biasanya terjadi di siang hari.

b.Angin Gunung
Angin Gunung merupakan angin yang bertiup dari arah puncak gunung menuju ke lembah gunung yang biasanya terjadi di malam hari.

3.Angin Fohn

Angin Jatuh atau Angin Fohn merupakan angin yang terjadi seusai hujan Orografis. Angin ini bertiup di suatu wilayah dengan temperatur dan kelengasan yang berbeda.

Angin Fohn ini terjadi karena adanya gerakan massa udara yang naik pegunungan yang memiliki tinggi lebih dari 200 meter, naik di satu sisi lalu dan turun melalui sisi lainnya. Angin Fohn yang jatuh dari puncak gunung bersifat panas dan kering, karena uap air di buang saat hujan orografis tadi.

Dan biasanya angin ini sendiri bersifat panas merusak dan dapat menimbulkan korban. Tanaman yang terkena angin ini bisa mati dan bahkan pada manusia yang terkena angin ini bisa turun daya tahan tubunya terhadap serangan penyakit.

4.Angin Muson

Angin muson atau biasa juga disebut dengan angin musim merupakan angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang 1 (satu) dengan periode yang lain, polanya akan berlawan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahunnya.

Angin Muson sendiri terbagi atas 2 (dua) macam, yaitu :

a.Angin Muson Barat

Angin Musim/Muson Barat merupakan angin yang mengalir dari benua Asia (musim dingin) menuju Benua Australia (musim panas) dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian barat, hal ini dikarenakan angin melewati tempat yang luas, seperti perairan serta samudra. Contoh perairan serta samudra yang dilewati adalah Laut China Selatan dan Samudra Hindia. Angin Musim Barat ini menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan. Angin ini terjadi pada bulan Desember, Januari dan Februari, serta maksimal pada bulan januari dengan Kecepatan Minimum 3 m/s.

b. Angin Muson Timur
Angin Musim/Muson Timur merupakan angin yang mengalir dari Benua Australia (musim dingin) menuju Benua Asia (Musim panas) sedikit curah hujan (kemarau), biasanya terdapat di daerah Indonesia bagian timur karena angin melewati celah-celah sempit dan berbagai gurun (Gibson, Australia Besar, dan Victoria). Ini yang menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau. Terjadi pada bulan juni, juli dan Agustus, serta maksimal pada bulan juli.

F.ALAT UNTUK MENGUKUR ANGIN

Alat untuk mengukur angin antara lain sebagai berikut :

1. Anemometer, alat yang mengukur kecepatan angin.
2. Wind Vane, alat untuk mengetahui arah angin.
3. Windsock, alat untuk mengetahui arah angin serta memperkirakan besar kecepatan angin, yang biasanya banyak ditemukan di bandara-bandara.

Baca Juga :